INDAH‐MU
Ke atas bersama awan, melayang
Dalam tujuh tangganya,
Aku diapit Jibril untuk meleleh dalam panasNYA.....
Semut‐semut tak tahu bahwa boraq menjemputku,
Keledai liar menertawakanku,
Sementara diri ini tetap terpejam........
Cahaya itu tak asing dalam rinduku,
Bahasa inipun gagal untuk menerangkan indahMU......
Duhai Engkau,
Yang Maha tak terjelaskan dari segalanya
WangiMU merasukiku sehingga aku lupa akan kotorku,
Bunga mawar indah itu,
Duhai Engkau yang semerbak berjutanya,
Menjadikan aku,tetap dalam gagapku......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar